Tips Membuat Website Sendiri

hostingMembuat website sekarang ini bukan lagi suatu hal yang susah, bagi siapa yang betul-betul mau mengerjakan sendiri. Banyak penyedia jasa layanan blog misalnya, seperti wordpress, blogger ataupun yang lainnya, yang itu semua bisa menjadi dasar bagi kita yang ingin membuat website sendiri. Selain membuat blog atau website melalui jasa penyedia layanan seperti wordpress dan blogger itu, kita juga bisa belajar membuatwebsite sendiri dengan menggunakan hosting tersendiri, yang tentunya kita juga membutuhkan nama domain baik .com, .net, .org, .web.id ataupun domain-domain lainnya seperti .co.cc yang gratisan.

Nah, jika Anda sudah serius ingin membuat website sendiri dengan memakai jasa hosting tersendiri yang berbayar tentunya, maka perhatikan tips berikut:

1- Lihat kebutuhan Anda dalam membuat website.

Jika kebutuhan Anda dalam membuat website adalah sekadar untuk latihan saja, maka sebenarnya kita bisa mencari penyedia layanan hosting gratisan. Namun bukan berarti tidak boleh mengambil hosting berbayar, bahkan tidak ada salahnya latihan membuat website sendiri langsung pada hosting berbayar. Hanya saja yang perlu diperhatikan adalah seberapa besar kapasitas hosting yang kita butuhkan untuk membuat website kita itu? Sekadar latihan mungkin 50MB sudah mencukupi. Jika untuk website pribadi bagi yang gemar menulis 100MB sudah lumayan. Untuk website yang sekadar menampilkan profil, tanpa ada penambahan data secara rutin maka 50MB itu sudah lebih dari cukup, kecuali jika di dalamnya mengumpulkan file-file yang berukuran besar. Untuk membuat website seperti toko online, maka tentu saja kapasitas hosting yang lebih besar dibutuhkan untuknya. Intinya, lihat kebutuhan kita terhadap website yang ingin kita buat, untuk apa kita membuat website.

2- Lihat ketersediaan dana untuk membuat website.

Dana merupakan salah satu hal penting bagi yang ingin membuat website, meskipun bukan hal yang terpenting. Karena memang pada kenyataannya banyak hosting yang menawarkan space nya secara gratis. Akan tetapi, biasanya dengan dana yang mencukupi, atau mungkin lebih dari cukup kita bisa lebih leluasa untuk memilih hosting yang sesuai dengan kebutuhan kita, dan tentu saja domain yang kita inginkan.

3- Membuat website dinamis atau Website statis?

Ini harus kita tentukan sesuai dengan kebutuhan, meski belakangan ini website dinamis sudah menjadi mayoritas penggunaan bagi pembuatan website. Untuk membuat website dinamis ini sudah banyak CMS yang mudah kita dapatkan dan mudah digunakan untuk pembuatan website kita. Joomla, wordpress, drupal, dan lain-lain masih banyak lagi. Dan masing-masing CMS tentu memiliki kebutuhan space yang berbeda-beda. Oleh karena itu kita perlu memikirkan sebelumnya akan hal ini sebelum kita menentukan dimana kita akan menanam pembuatan website kita.

Inilah beberapa tips ringan, semoga bermanfaat bagi siapa saja yang ingin membuat website sendiri.

2 Responses

  1. Terima kasih kunjungannya gan.. Sekarang sudah ada search engine karya anak bangsa.. mantap..

  2. Bagus sekali artikel nya🙂

    Visit Indonesian Search Engine..
    100% Buatan Orang Indonesia.. http://www.indokata.com/
    Bantu Sebarkan ke yang lain ya,, Thanks🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: